Jun 012018
 

Catatan Kontes

Belajar dari pengalaman di Babak Penyisihan sebelumnya, tim sistem IdeaFuse yang dipimpin oleh Pak Andrew Jauhari bekerja ekstra membenahi dan mempersiapkan server dan grader agar lebih baik untuk Babak Final. Sebagai hasilnya, Babak Final berjalan dengan lancar tanpa ada masalah pada server ataupun grader.

Tahun ini Yenlina Prasetyo, ACM-ICPC Regional Contest Director untuk Site Jakarta, tidak bisa hadir dan digantikan kehadirannya oleh Fredy Jingga Felix Jingga. Felix Jingga pun memberikan kata sambutan (yang lebih mirip presentasi) di sesi pembukaan dengan membahas perkembangan ACM-ICPC di Indonesia.

Pada saat pembukaan, saya diminta oleh panitia untuk duduk di deretan kursi depan, tapi kursi paling depan itu berada tepat di depan speaker gaban. Jadi, setiap kali musik/lagu diputar, kuping saya budeg 🙁 Seperti seolah-olah menjaga tradisi acara-acara di Indonesia, kata pembukaan nampaknya harus panjang dan disampaikan oleh banyak pihak (sepertinya ada 1 jam). Yah… selama pihak-pihak yang bersangkutan mendukung jalannya kegiatan seperti ini.

Siang ketika kontes sedang berjalan, saya menyempatkan diri berdiskusi sambil makan siang dengan Pak Sunario, Pak Felix Pandi, Pak Arwin, dan Felix Jingga mengenai pelatihan dan perkembangan ACM-ICPC di Indonesia. Tentunya sambil memantau perkembangan kontes melalui handphone. Melalui Pak Sunario, saya baru mengetahui kalau kota Medan mengalami krisis pelatih ACM-ICPC. Saat ini hanya ada satu pelatih part-time yang bisa mengajar/melatih di hari Sabtu selama 2 jam, dan pelatih tersebut juga melatih di beberapa kampus lain. Meskipun demikian, kondisi mereka masih lebih baik dari beberapa kampus lain yang bahkan tidak memiliki pelatih.

Medan memang terkenal sebagai kota yang sering mati lampu, dan listrik di Mikroskil sempat padam sebentar (1-2 detik) ketika kontes berjalan. Untungnya mesin server menggunakan UPS, jadi nggak ikutan mati. Tidak tahu kenapa listrik di Mikroskil bisa mati pada saat kontes berjalan, padahal seharusnya mereka sudah menggunakan genset.

Pada saat penutupan, saya kebetulan duduk bersebelahan dengan salah satu anak dari ITB, Dicky Novanto. Menurut jadwal, acara seharusnya berakhir pukul 18:00, sedangkan jadwal penerbangan pulang Dicky dan beberapa temannya adalah pukul 19:30, hanya selisih 1.5 jam. Pada saat itu saya tidak bisa banyak berkomentar karena jelas jadwalnya terlalu ketat. Sebagai gantinya, saya langsung memberitahukan masalah mereka ke Pak Sunario, yang kebetulan duduk di depan saya. Pak Sunario pun langsung memberikan beberapa masukkan seperti melakukan web check-in dan mengatur agar ITB didahulukan pada sesi foto tim di akhir acara. Ketika saya tanya kenapa pesannya yang jam 19:30, well, pembelaannya: sudah lama nggak naik pesawat, jadi lupa kalau ada prosedurnya (check-in, boarding, dll), kirain kalo selesai 18:00, terbang 19:30 bakal sempat :-/ Catatan: Taksi dari Mikroskil ke bandara Kualanamu memakan waktu ~1 jam. Saya hanya bisa tertawa dalam hati *maap :-p * setiap kali emcee tampak berusaha mengulur-ulur waktu dan membuat Dicky stress :)) Emcee-nya juga suka ngomong “tanpa berlama-lama lagi”, tapi sehabis itu, kembali diselingi dengan candaan yang membuat prosesnya jadi lama lagi. Yah, well, itu memang tugas mereka 😀 Dicky dkk akhirnya memutuskan pulang setelah tim mereka disebut pada peringkat 5 (ternyata tidak semua anak ITB satu pesawat dengan Dicky dkk). Saya nggak tahu apa yang terjadi berikutnya setelah mereka meninggalkan Mikroskil, tapi sepertinya berhasil sampai dengan selamat ke tujuan. Pada saat sesi foto, anak ITB dipanggil terlebih dahulu dan emcee mengumumkan karena mereka mau mengejar pesawat, tapi … anak-anak yang mau ngejar pesawatnya udah keburu lari 😀

Saya juga sempat bertemu dengan Yudi Umar siang hari ketika kontes berjalan; dia mampir ke Mikroskil. Malam harinya saya sempat bertemu dengan Fredy Ong, Denny Ho, dan Christopher Ganda di acara penutupan.


 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)